Bangun Instalasi Air Limbah untuk 70.000 Jiwa di Makassar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP) Kota Makassar atau disebut Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari senilai Rp 219,55 miliar. Anggaran pembangunannya ini terdiri dari Rp 176,18 miliar dan 3,04 juta dollar AS atau setara Rp 43,37 miliar.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Ahmad Asiri mengungkapkan, pembangunan IPAL Losari dikehendaki dapat menaikkan service air limbah domestik bagi 70.000 jiwa. “Jadi, tujuan sarana kami Insya Allah akan 70.000 jiwa,” ucap Ahmad sementara press tour di Makassar

Ahmad mengatakan, cakupan sarana tersebut untuk menyambung lebih kurang 14.000 sambungan tempat tinggal (SR). Rinciannya, sebanyak 8.600 SR domestik dan 5.400 sambungan komersial dengan kapasitas air limbah sebesar 16.000 mtr. kubik per hari, juga hotel-hotel yang tersedia di lokasi itu. Asal jelas saja, IPAL Losari dibangun di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, dengan luasan lahan sebesar 2,3 hektar.

Sedianya tersedia lima kecamatan yang dilayani dari pembangunan IPAL ini yakni Kecamatan Tamalate, Kecamatan Mariso, Kecamatan Mamajang, Kecamatan Ujung Pandang, serta Kecamatan Makassar. Pembangunan IPAL Losari ini dimaksudkan untuk menaikkan service air limbah domestik dengan sistem terpusat di kawasan perkotaan. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri (Permen) LHK) Nomor P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 mengenai Baku Mutu Air Limbah Domestik.

Sehingga, IPAL ini nantinya dapat menaikkan derajat kesegaran masyarakat, memelihara mutu air tanah dan air baku dengan menggunakan Flow Meter Air Limbah, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Tak lupa juga untuk menjadi sarana edukasi peningkatan kesadaran penduduk terhadap isu pencemaran lingkungan di kota itu. Konstruksi IPAL Losari pakai teknologi bersifat Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) yakni integrasi pada sistem lumpur aktif konvensional dengan pengolahan pakai biofilm.