Sun. Apr 18th, 2021

PKB Setuju Revisi UU Pemilu Tanpa Utak-Atik Jadwal Pilkada

Selain menyenangkan membaca berita juga ternyata memiliki banyak manfaatnya, salah satunya adalah untuk mendapatkan informasi berbagai peristiwa saat ini. Nah, bagi anda yang suka dengan politik tentunya anda akan berusaha mencari berita seputar politik bukan? 

Oleh karena itu, dalam artikel kali ini akan coba memberikan 3 rangkuman berita terkini yang terjadi di tanah air sebagai berikut ini :

  • PKB Setuju Revisi UU Pemilu Tanpa Ubah Jadwal Pilkada

Luqman Hakim, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PKB seuju untuk melakukan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 terkait Pemilu. 

Akan tetapi, menurutnya revisi tersebut tidak mengubah jadwal pelaksanaan Pilkada yang tetap digelar 2024 bersama pemilu nasional. 

Selain itu, PKB menilai UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada belum perlu untuk direvisi karena belum dijalankan sepenuhnya. 

Ia juga mengatakan, pelaksanaan Pilkada serentak November 2024 dalam UU Pilkada belum dijalankan. Sedangkan UU Pemilu telah dilaksanakan 100% pada Pemliu 2019 yang lalu. 

“Untuk UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, sejak awal PKB pada posisi menginginkan revisi guna memperbaiki berbagai aturan pemilu yang tertuang dalam UU ini, ujar Luqman kepada wartawan, Selasa (23/2). 

Walaupun demikian, menurutnya dari aspek pembentukan undang-undang revisi ini baru dapat berjalan apabila sudah ada kesediaan pemerintah dan DPR untuk duduk bareng membahasnya bersama-sama. 

  • Mac Sopacua Sebut Demokrat Sudah Jadi Partai Keluarga

Max Sopacua, mantan wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat menyatakan keprihatiannya terhadap keberadaan partai tersebut.  Menurutnya, partai berlambang mercy ini didirikan sebagai partai modern dan terbuka. Namun, kini terindikasi berubah menjadi partai keluarga. 

“Awalnya didirikan sebagai partai modern dan terbuka, itu menjadi landasan berjuang. Namun kemudian terkesan dikerdilkan menjadi partai keluarga. Rekam jejaknya masih ada, saksi dan orang-orangnya masih lengkap sehat walafiat,” papar Max dalam keterangannya, Selasa (23/2). 

Selain itu, ia juga menyebut perolehan suara Partai Demokrat terus menurun, bahkan sejak PD dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang masih menjabat presdien pada Pemilu 2914 yang lalu. 

Menurutnya, perolehan suara PD saat itu turun menjadi sepuluh persen. Yang herannya, ketika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) gagal di Pilkada DKI Jakarta 2017 yang lalu, putra sulung SBY itu malah diangkat menjadi Komandan Tugas Utama (Kogasma) yang fungsinya memenangkan Pemilu 2019.

  • DPD RI Dorong Percepatan Pembangunan Pelabuhan Terintegrasi di Maluku

Seperti yang diketahui pemerintah telah mengeluarkan Perpres Nomor 21 Tahun 2018 mengenai strategi nasional percepatan pembangunan daerah tertinggal. Salah satunya adalah Provinsi Maluku. 

Untuk mendukung program pemerintah tersebut, Nono Sampono, Wakil Ketua I DPD mendorong pemerintah untuk menyiapkan pembangunan pelabuhan yang terintegrasi dengan pusat kegiatan perikanan yang nantinya akan menjadi Kawasan Pusat Terpadu Pelabuhan Perikanan di Provinsi Maluku. 

Selain itu, menurut Nono Sampono, derah Tulehu, Ambon merupakan salah satu alternatif lokasi yang cukup baik untuk pembangunan perlabuhan baru, dikarenakan kondisi perairan tenang serta memiliki kedalaman yang sangat baik. 

Perlu diketahui bahwa pemilihan Tulehu ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dan juga preferensi studi yang dilakukan World Bank. Menuru Nono, sebuah perlabuhan terintergrasi itu harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti pembangkit listrik mandiri, akses jalan yang memadai serta alur pelayaran yang baik.

By sartika