Dampak Covid-19, Jual Beli dan Kredit Motor Bekas Menurun

Uncategorized

Usaha jual membeli dan kredit motor bekas di Jayapura pada tahun 2020 mengalami penurunan omzet hampir 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan ada wabah Covid-19, sehingga dilakukan pembatasan waktu.

tahun 2020 semenjak tersedia wabah Corona sebenarnya pemasukan berkurang hingga 50 persen, karena kebanyakan per bulan pihaknya dapat menjajakan sekitar 15 unit untuk beragam tipe motor, tapi hingga bulan Februari 2021 cuma terjual sekitar 8 motor.

Meski demikian ia merasa bersyukur karena pada bulan Maret ini penjualan sudah meningkat. Ia berharap penjualan dapat lagi pulih dengan perlahan-lahan, karena sudah ada vaksinasi Covid-19 dan pelaku bisnis udah banyak yang operasional.

“ Pada waktu wabah Corona tahun 2020 , kita per bulan cuma dapat menjajakan sekitar 7-8 unit motor. Padahal dulu sebelum tersedia wabah, dapat hingga 15 unit per bulan. Tapi saya mau bulan Maret ini penjualan dapat lagi normal,’’ungkapnya.

Dijelaskan, sebenarnya keinginan motor bekas tetap tinggi walaupun ada wabah Corona. Walaupun saat ini banyak dealer yang mengeluarkan varian motor baru. Pasalnya, penduduk membeli motor bekas harganya benar-benar beda jauh dengan dealer motor padahal cuma selisih pemakaian 1 atau 2 tahun.

Ia mencontohkan untuk motor Honda Genio membeli baru di dealer Rp 22 juta jikalau membeli bekas tahun 2020 cuma Rp 16 juta dan ini keadaan tetap mulus. Tentu bagi penduduk yang butuh motor bekas dengan harga terjangkau.

“Untuk stok motor bekas kita tidak kosong, cuma saja sebenarnya jikalau tersedia penduduk yang mampir mau membeli tapi motornya tidak saya jual dapat saya carikan di showroom lain.

Selain menjajakan motor bekas, pihaknya termasuk layani kredit motor honda, bekerjasama dengan bank atau leasing, termasuk yang mau pindah jadi motor bekasnya.

Hal senada termasuk dikatakan, Rudi selaku penjual motor bekas di showroom Hidayah Perkasa Abepura, Rudi mengaku penjualan motor bekas benar-benar alami penurunan di tahun 2020.

Ia berharap tahun 2021 penjualan motor bekas meningkat dan dikehendaki wabah Covid-19 dapat langsung berlalu.