Indikasi dan Peringatan Operasi Bypass

Perlu Anda ketahui arteri koroner kini bisa membuat penyumbatan atau penyempitan yang bisa berakibat pada penumpukan plak yang terdapat dalam dinding pembuluh darah. Arteri yang mengalami kasus penyumbatan itu, nantinya akan menimbulkan kerusakan pada bagian otot yang menyebabkan  gagal jantung. Maka dari itu untuk menanganinya yaitu harus operasi bypass. Berikut ini indikasi dan peringatannya.

Indikasi Operasi Coronary Artery Bypass Grafting (CABG)

1. Mengalami Penyempitan Pembuluh Darah

Salah satu indikasi yang membuat seseorang harus menjalankan operasi Coronary Artery Bypass Grafting yang pertama yaitu adanya penyempitan yang terjadi lebih dari satu pembuluh darah di area jantung. Maka dari itu, bagian bilik jantung sebelah kiri yang memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh tidak bisa berfungsi secara normal.

2. Mengalami Penyumbatan dan Penyempitan Arteri Koroner

Indikasi kedua yang biasanya akan membuat seseorang harus melakukan operasi CABG yaitu jika bagian pembuluh arteri koroner utama sebelah kiri mengalami penyempitan serta penyumbatan darah. Sehingga jika hal tersebut terjadi akan berakibat pada pasokan darah ke sebelah bilik jantung yang kiri akan terhambat.

3. Mengalami Penyumbatan Pembuluh Arteri yang Membuat Pelebaran Pembuluh Darah

Tidak berhenti dari itu, bagian selanjutya yang akhirnya harus membuat Anda melakukan Coronary Artery Bypass Grafting atau operasi bypass adalah mengalami penyumbatan pembuluh arteri yang tidak mampu ditangani. Daman hal tersebut akan berdampak adanya pelebaran pembuluh darah dengan menggunakan balon kecil ataupun pemasangan ring.

4. Menderita Nyeri Dada yang Parah

Terakhir jika terjadi nyeri dada yang parah. Nyeri dada memang hal yang sangat sering terjadi bagi setiap orang. Namun bila hal tersebut sudah sangat sering terjadi dan sangat parah, maka tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan kepada dokter yang ahli di bidangnya. Bila sudah selesai pemeriksaan, maka Anda biasanya akan disarankan untuk melakukan CABG.

Peringatan Bagi Operasi Coronary Artery Bypass Grafting (CABG)

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan ketahui sebelum Anda pada akhirnya menjalani operasi CABG jantung. Peringatan pertama, dimana CABG jantung ini tidak direkomendasikan bagi orang yang mempunyai riwayat penyakit jantung koroner, serta yang tidak beresiko atau sangat memiliki pelunag kecil untuk mengalami serangan jantung.

Tidak hanya itu, operasi bypass juga tidak disarankan bagi lansia yang berusia 85 tahun, karena dikhawatirkan akan terjadi komplikasi. Selain lansia, resiko dari komplikasi yang tinggi juga bisa terjadi pada orang yang baru mengalami serangan jantung atau stroke, operasi area dada, gangguan pembekuan darah, PPAK, infeksi, gangguan elektrolit, menjalani radioterapi dan masih banyak lainnya.

Jika Anda sudah masuk dalam indikasi diatas, maka alangkah baiknya untuk segera memeriksakan ke dokter. Biasanya setelah konsultasi, Anda disarankan untuk melakukan operasi CABG. Namun jika Anda termasuk orang-orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes dan lainnya, maka CABG tidak disarankan untuk dilakukan. Sebab akan beresiko mengalami komplikasi.

Baca juga selengkapnya mengenai operasi bypass jantung disini.