Wed. Dec 2nd, 2020

Jamu telah lama menjadi bagian dari pengobatan tradisional Indonesia. Bahkan saat sakit pun banyak yang menggunakan obat herbal sebagai pelengkap pengobatan dokter atau sebagai pengobatan utama. Berbagai jenis obat herbal telah teruji secara klinis dan hasilnya memiliki manfaat bagi kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa produk jamu tradisional adalah bahan atau ramuan berupa jamu, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran bahan tersebut yang telah digunakan untuk pengobatan turun temurun dan dapat diaplikasikan sesuai dengan itu. . dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, sekitar 60% penduduk Indonesia di atas usia 15 tahun pernah meminum jamu. Selain itu, 95% dari mereka yang meminum jamu merasakan manfaatnya. Obat tradisional dengan bumbu atau selai juga dikonsumsi oleh sekitar 30% rumah tangga di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa jamu sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Banyak orang yang meyakini bahwa jamu memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, klaim ini membutuhkan bukti klinis dan investigasi lebih lanjut.

Manfaat Jamu berdasarkan Ramuannya

Jamu secara tradisional dibuat oleh mbok jamu atau secara modern oleh pabrik yang terdiri dari beberapa bahan baku. Bahan alami yang dipercaya memiliki khasiat antara lain:

Kunyit

Warna kuning memiliki efek yang baik dalam menyembuhkan osteoartritis dan kolesterol tinggi. Diyakini bahwa kandungan kurkumin dalam kunyit, sebagai antioksidan, berperan di balik khasiat ini. Namun, keefektifan kunyit dalam mengobati kondisi lain seperti nyeri haid, sakit kuning, dispepsia, radang gusi, diabetes, alzheimer, infeksi mata, kanker usus besar, dan membantu orang sembuh dari operasi bypass jantung masih memerlukan lebih banyak bukti dan penelitian.

Temulawak

Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kandungan xantorrhizole pada temulawak memiliki sifat antibakteri, anti inflamasi dan antioksidan, menghambat pertumbuhan sel kanker, dan mencegah penyumbatan pembuluh darah. Temulawak dipercaya dapat menambah nafsu makan dan mengobati kantung empedu, lever, dan gangguan pencernaan seperti kembung. Namun, studi klinis dan data yang lebih tepat diperlukan untuk membenarkan klaim ini.

Jahe

Aroma jahe yang harum dan segar ini dipercaya dapat mencegah mual (morning sickness) pada ibu hamil. Selain itu, jahe dipercaya dapat mengobati radang sendi, kram menstruasi, serta mual dan muntah pasca operasi. Kebenaran klaim ini juga membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.

Masih banyak tanaman herbal lain yang banyak digunakan sebagai obat herbal di Indonesia, seperti: B. Peg Bumi, Serai, dan Kencur.

Herbal Yang Sudah Terbukti Efektif

Jamu menjadi begitu populer di masyarakat bahkan menjadi tradisi bagi sebagian orang untuk meminum jamu setiap hari. Oleh karena itu, pemerintah menerapkan pendekatan ilmiah pada jamu, yaitu penelitian kesehatan, dimana tanaman obat dikembangkan menjadi jamu yang terbukti secara ilmiah. Obat herbal yang digunakan sebagai terapi tambahan atau konsumsi rutin ini telah terbukti manfaat dan efektivitasnya melalui studi klinis.

Yuk cari tahu informasi mengenai kosmetik jafar di perawatan sehat dengan url resminya https://perawatansehat.co.id.