Mon. May 10th, 2021

Kamu pernah lagi seru-serunya streaming video atau main game online tapi tiba-tiba buffering atau bahkan putus koneksi ? maka dari itu Cara mengecek kuota Telkomsel  pasti membuat kamu merasa sangat tidak nyaman dan memutuskan untuk segera menghubungi customer service operator.

Kamu tahu nggak sih kalau gangguan dalam berinternet bisa disebabkan oleh banyak faktor, tidak hanya dari sisi operator? Faktor-faktor tersebut membuat kecepatan internet yang kamu akses belum tentu sesuai dengan yang kamu harapkan.

Secara umum, ada tiga faktor utama yang mempengaruhi kualitas experience menggunakan layanan data, yakni faktor dari operator, faktor dari third-party, dan faktor dari pengguna. Untuk lebih jelasnya, yuk simak informasinya di bawah ini dari koinx.id.

Faktor dari Operator

Sebagai penyedia layanan, operator punya tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan, kapasitas, dan kualitas jaringan. Kami punya komitmen untuk terus menjaga Quality of Service (QoS) yang diukur berdasarkan lima parameter, yakni download throughput, upload throughput, latency, packet loss, dan jitter.

1. Download throughput: kecepatan unduh

2. Upload throughput: kecepatan unggah

3. Jitter: ukuran variabilitas dalam delay pada setiap periode waktu. Jitter dapat diamati sebagai karakteristik frekuensi yang berturut-turut bergerak secara periodik saat pengiriman data

4. Latency atau delay: waktu yang dibutuhkan pengiriman suatu data dari tempat asal sampai ke tujuan diukur dengan satuan mili detik

5. Packet loss: indikator total paket data yang hilang akibat dari kolisi yang terjadi ketika proses transmisi dari suatu data yang melewati suatu jaringan gagal mencapai tujuannya

Pelanggan bisa mengukur kecepatan akses layanan data melalui beberapa aplikasi, seperti Speed Test atau Open Signal. Jika kecepatan sinyal yang diuji sudah bagus namun experience kamu masih belum baik, ada faktor-faktor lain berikut yang mempengaruhinya.

Baca Juga: Komitmen Telkomsel untuk Tingkatkan Kesetaraan Pengalaman Pengguna dan Pemerataan Akses Broadband 4G/LTE di 2021
Faktor dari Third-Party

Experience menggunakan layanan data yang kurang baik juga bisa berasal dari third-party atau penyedia layanan/aplikasi pihak ketiga.

Sebuah aplikasi umumnya berjalan dengan menggunakan server. Nah, kalau tiba-tiba kamu merasa kecepatan internet kamu melambat saat menggunakan aplikasi tertentu, penyebabnya bisa jadi dari server aplikasi yang sedang penuh atau overload.

Kejadian ini belum tentu berlaku untuk semua aplikasi. Ada kalanya internet yang lambat tadi hanya dirasakan di satu aplikasi. Misalnya, ketika kamu buka aplikasi A internetnya lemot, tapi ketika buka aplikasi B atau C internetnya lancar. Itu bisa jadi server aplikasi A sedang kelebihan kapasitas.

Selain kapasitas server third-party tadi, lokasi server juga berpengaruh terhadap performa pengiriman data. Server yang berada di Indonesia akan memiliki performa yang lebih lancar karena bisa lebih dikontrol dibanding server yang berada di luar negeri. Itulah sebabnya lebih baik jika penyedia aplikasi pihak ketiga memiliki mirroring server di Indonesia. Dengan adanya mirroring server di Indonesia, proses pengiriman data bisa dilakukan secara direct pairing.

Sebagai contoh, beberapa OTT yang bekerja sama dengan Telkomsel, seperti game Free Fire dan layanan streaming Disney+ Hotstar, cenderung lebih mudah dan lancar saat diakses. Hal ini bisa terjadi karena kedua pihak sudah saling sharing link sehingga traffic dapat dikontrol dan dijaga bersama.

Di samping kualitas dari server di setiap aplikasi, link atau gateway dari internet operator menuju ke server tadi juga menjadi salah satu faktor, apakah menggunakan link yang tepat atau tidak. Penggunaan link yang tidak tepat dapat menyebabkan faktor jump ping yang kerap dialami oleh gamers ketika bermain game online. Tidak hanya masalah pada gateway internet dan link, traffic pada saat bermain game juga dipengaruhi oleh jitter.

By Deric