Lantai Kayu dan Ragam Tipe Serta Jenisnya

Lantai Kayu dan Ragam Tipe Serta Jenisnya, Apa saja macam – macam jenis kayu untuk lantai serta grade kayu yang disesuaikan dengan tingkatan, ketahanan, serat, dan tampilan yang berbeda – beda.

Lantai kayu batam mempunyai sifat yang fleksibel dan serba guna dibandingkan dengan lantai dari bahan lainnya. Lantai bisa memberikan sentuhan akhir pada beragam tipe desain interior rumah, mulai dari tipe rumah klasik hingga modern, rumah bergaya urban hingga country, sampai rumah yang bernuansa alam dan tradisional.  Tapi di dunia ini, ada macam – macam jenis kayu untuk lantai yang masing – masing memiliki tingkatan, ketahanan, serat, dan tampilan yang berbeda – beda. Beberapa penjelasan di bawah ini akan membawa Anda mengenal lebih dekat tentang lantai kayu.

Saat ini, tengah ada sekitar 50 jenis kayu yang digunakan untuk flooring. Masing – masing spesies kayu akan mempengaruhi warna, durabilitas, hingga harga lantai kayu tersebut. Beberapa jenis kayu yang biasa dipakai di negara – negara barat misalnya kayu ek, birch, pine, beech, cherry dan Douglas fir.

Sebenarnya, apapun jenis kayu, tingkat grade atau kualitas lantai kayu dilihat bukan dari spesiesnya, melainkan dari tampilan dan ada tidaknya bagian yang cacat pada batang kayu, misalnya pada knot atau bagian yang keras pada pohon di mana cabang melekat pada batang pohon. Tak hanya knot, faktor lain seperti variasi warna dan ada tidaknya lubang juga turut menentukan grade kayu untuk lantai. Grade lantai kayu biasanya terbagi atas 3, mulai dari Grade I, Grade II, dan Grade III. Kayu Grade III merupakan kayu yang paling kasar dan terdapat banyak cacat di permukannya.

Lantai dari solid wood hadir dengan atau tanpa finishing. Ada 3 tipe dasar dari solid wood floors. Pertama adalah lantai dari papan kayu  (wood plank) yang ketebalannya tiga hingga delapan inchi, dan dipotong secara memanjang. Jenis lantai kayu yang kedua adalah strip floor, yang sebenarnya hampir sama dengan lantai dari papan kayu, namun ukurannya lebih sempit, yakni sekitar  3-1/4 inchi lebarnya. Lantai kayu parket adalah lantai kayu yang mampu menciptakan pola geometris yang repetitif pada lantai.

Lantai dengan kayu jenis solid wood merupakan lantai kayu yang paling menarik, namun dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Penggunaan lantai ini pun memiliki sejumlah keterbatasan. Solid hardwood ini tidak direkomendasikan untuk diinstal di atas permukaan beton, misalnya pada basement. Lantai ini juga harus dipaku pada subflooring agar posisinya stabil dan tidak goyah. Juga, kadang kita masih memerlukan proses finishing paska memasang lantai kayu ini. Tapi, kadang ada juga jenis lantai kayu yang sudah hadir dalam keadaan prefinished dari pabrikan.

Engineered wood flooring merupakan jenis lantai kayu yang diproduksi dengan menyatukan tiga hingga 5 lapisan kayu dan veneer yang dilaminasi plastik (plastic laminate veneer). Masing – masing lapisan kayu diubah sehingga serat – seratnya timbul bergantian secara searah. Proses ini akan memberikan tingkat kestabilan yang lebih tinggi pada kayu. Engineered Wood Flooring berbeda dengan lantai laminasi, sebab lantai laminasi tidak menggunakan kayu asli sama sekali.

Acrylic Impregnated Wood Flooring
Acrylic impregnated wood floor adalah jenis lantai kayu yang sudah diinjeksikan dengan material akrilik yang melapisinya sekaligus memberikan warna baru pada lantai kayu itu. Proses khusus yang dilakukan dalam pembuatan lantai kayu ini membuat Acrylic impregnated wood floor cukup kuat, lembab, tahan goresan, dan relatif lebih keras dibandingkan kayu jenis lain untuk lantai. Kayu jenis ini cocok untuk penggunaan di tempat – tempat komersial atau area dengan trafik yang tinggi.

Desain Interior Ruang Keluarga dengan Timber Flooring
Ragam model potongan kayu untuk lantai
Model potongan kayu diciptakan dengan mengikuti sudut di mana papan dipotong. Cara ini akan mempengaruhi bagaimana kayu terlihat. Lantai kayu bisa dipotong dengan salah satu dari tiga cara ini: quartersawn, plainsawn or riftsawn. Lantai kayu dengan potongan quartersawn adalah lantai kayu yang paling keras. Proses pemotongan ini menciptakan pori – por yang lebih rapat, sehingga tidak menimbulkan masalah kelembaban.

Plainsawn adalah lantai kayu dengan model potongan paling umum dan mampu menghasilkan kayu dengan beragam variasi.  Sedangkan lantai kayu dengan pola potongan Riftsawn memiliki kesaaman dengan kayu quartersawn, hanya saja proses pemotongannya dimulai dari sudut yang berbeda.

Cara mengidentifikasi dan memilih jenis lantai kayu yang cocok
Mengidentifikasi tipe lantai kayu memerlukan dua proses. Pertama, Anda harus mengenal jenis – jenis kayu yang biasa digunakan untuk lantai dan kenali karakter, kelebihan, dan kekurangannya. Kedua, tentukan bentuk kayu – kayu ini tergolong pada kebutuhan khusus, misalnya kemudahan dalam pembersihan, tampilan, dan ketahanan. Dengan memperhatikan dua langkah tersebut, niscaya Anda akan lebih gampang dalam menentukan lantai kayu yang pas untuk hunian Anda.

sumber: https://batamkayu.com/