Negara Paling Aktif Dalam Pengembangan Gas Bumi

Mengukur keeonomian cadangan migas merupakan suatu hal yang kudu dilaksanakan sebelum saat dilakukanya kegiatan produksi. Kesalahan didalam melaksanakan perhitungan keekonomian sanggup mengakibatkan kerugian besar terhadap perusahaan pengembang.

Itulah sebabnya mengapa sebelum saat dilaksanakan tahap pengangkatan minyak maupun gas gumi dengan Magnetic Flow Meter berasal dari didalam sumur, kudu dilaksanakan pengkajian secara mendalam untuk menghindari kerugian. Terdapat beberapa aspek utama sebagai penentu layak tidaknya cadangan migas tersebut untuk dikembangkan/diproduksi.

Faktor Penentu Keekonomian Cadangan Migas

Ukuran yang lazim digunakan untuk mengukur keekonomian cadangan migas adalah keseluruhan volume berasal dari cadangan migas yang sanggup diangkat atau diproduksi. Artitnya, kuantitas cadangan migas yang proven dan sanggup dijual bersama harga tertentu akan dibandingkan bersama keseluruhan ongkos pengangkatannya.

Sehingga bersama kata lain, keekonomian lapangan migas akan tergantung berasal dari tiga faktor, yaitu: volume cadangan, harga menjual dan ongkos pengangkatan terhitung ongkos yang digunakan untuk keperluan produksi.

Ketiga aspek di atas merupakan tolak ukur utama atau penentu sebelum saat cadangan migas yang ditemukan diputuskan untuk diproduksi. Di bawah ini adalah penjelasan tiap-tiap aspek penentu tersebut:

1. Volume Cadangan

Volume minyak maupun gas bumi didalam suatu reservoir merupakan aspek utama yang kudu diperhitungkan. Volume yang terlalu kecil akan menghasilkan penerimaan berasal dari penjualan minyak mentah atau gas bumi didalam kuantitas yang kecil pula. Jika keperluan ongkos lebih besar berasal dari penghasilan penjualan yang akan diterima, maka secara keekonomian lapangan migas tersebut tidak layak untuk dikembangkan.

Adakalanya volume yang diperhitungkan tidak terlalu besar. Tetapi dikarenakan harga migas ternyata membumbung tinggi, maka pengangkatan sumber kekuatan alam migas layak untuk dipertimbangkan. Apabila diperkirakan hasil pengangkatan minyak akan beri tambahan hasil penjualan lebih besar berasal dari ongkos pengangkatan yang diprlukan. Dalam suasana seperti ini, cadangan yang manjinal pun sanggup dinyatakan sebagai cadangan yang mencukupi ketetapan keekonomian terhadap selagi harga minyak maupun gas tengah tinggi.

 

2. Harga Jual

Keekonomian cadangan migas terhitung tergoda oleh harga minyak dunia, harga minyak selagi ini relatif memadai tinggi. Kisaran harga minyak internasional WTI (West Texas Intermediate) berada terhadap kisaran harga US$100 hingga US$120 per barel. Ketika harga seperti ini, terlalu amat mungkin lapangan-lapangan migas yang dulunya dinyatakan tidak ekonomis dikarenakan punyai kuantitas cadangan terlalu kecil menjadi lapangan yang ekonomis, supaya layak untuk dikembangkan atau diproduksi.

Selain itu, harga menjual terhitung tergoda oleh tipe minyak mentah di didalam sumur tersebut, dikarenakan tidak semua tipe minyak bumi punyai mutu yang sama. Adapun beberapa aspek yang merubah mutu minyak bumi yaitu kandugan sulfur dan kepadatan. Semakin tinggi kepadatan dan persentase sulfurnya tambah sedikit, maka tambah bagus pula mutu minyak mentah tersebut, dan sudah pasti harganya terhitung akan lebih mahal.

 

3. Biaya Pengangkatan

Pengangkatan minyak maupun gas bumi berasal dari didalam reservoir pasti memerlukan ongkos tidak sedikit. Biaya tersebut meliputi beberapa bagian, menjadi berasal dari ongkos pengadaan peralatan sumur, ongkos pengoperasian, ongkos pembebasan lahan dan lain sebagainya.

Keseluruhan berasal dari pengeluaran akan dijumlahkan dan dibandingkan bersama seberapa besar keuntungan yang diperoleh berasal dari hasil penjualan minyak dan gas yang diproduksi. Apabila dianggap menguntungkan, maka pengembangan sumur pasti akan dilakukan. Sementara sekiranya dianggap tidak mengntungkan, atau apalagi berisiko mengakibatkan kerugian, pasti pengembangannya tidak akan dilakukan.

Ketiga aspek untuk mengukur keekonomian cadangan migas di atas merupakan yang paling lazim disamping faktor-faktor sekunder lainnya, dikarenakan pengkuran ketiga aspek tersebut meliputi beberapa aspek penting. Sekian artikel pengetahuan kali ini, semoga menaikkan wawasan kamu didalam bidang pengetahuan kegiatan usaha hulu migas.