Perusahaan Start-Up yang Sukses | Satuviral.com

Satu Viral – Perusahaan Start-up

Perkembangan teknologi informasi sudah sangat berkembang salah satu yang terpengaruh adalah start-up. Sebuah start-up dapat dikatakan sukses apabila mampu mencapai product-market-fit, yakni produk yang ditawarkan telah sesuai dengan permintaan pasar. peneliti melakukan pembuktian dari 11 faktor yaitu synergy, product, process, management of innovation, communication, culture, experience, information technology, innovation skills, functional skills, dan implementation skill melalui wawancara secara langsung terhadap seorang CEO, Creative Director, dan CTO dari start-up Lapangbola dengan metode berupa deskriptif eksploratif.

 

Start-up merupakan perusahaan yang baru merintis atau ingin memulai suatu proses bisnis. Istilah start-up umumnya berkaitan dengan teknologi, bukan hanya perusahaan baru saja yang menggunakan dunia maya, produk, teknologi, atau program, perusahaan start-up juga bisa berbentuk pergerakan ekonomi warga dan jasa agar warga sanggup mandiri tanpa tanpa kontribusi korporasi mapan dan besar (Rejeki, 2019). Beberapa perusahaan start-up mayoritas sebagai perusahaan yang baru dibangun dan masih dalam tahap pengamatan untuk mendapatkan pasar yang pas (Maula, 2018). Pada dasarnya, start-up adalah sebuah cara untuk menghasilkan sesuatu yang baru untuk membuat produk baru atau jasa baru yang inovatif di kondisi sekarang ataupun yang akan datang. Selain itu, start-up juga disimpulkan sebagai usaha model baru dalam mambangun sebuah usaha yang terus tumbuh berkembang yang diprediksikan sebagai perusahaan yang memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang besar dan terus berkembang mencari bentuk. (Aras dkk., 2021).

Kesuksesan Start-Up

Suatu start-up bisa dikatakan sukses atau berhasil jika bisa mampu menemukan model yang tepat untuk tempat bertumbuhnya start-up (Hardiansyah & Tricahyono, 2019). Kemudian, bisa mencapai product-market-fit atau memiliki kesesuaian pasar terhadap produk yang telah ditawarkan oleh start-up. Model tersebut sebagai pembuatan produk dan jasa yang sesuai dengan pasar dengan memprioritaskan kecepatan (secara eksponensial) dan keakuratan. Arah dan target organisasi jadi ukuran keberhasilan start-up. Akan tetapi, untuk start-up berbasis digital, keberhasilan suatu perusahaan atau usaha adalah start-up itu sanggup mencapai produk market fit atau kesesuaian di antara kebutuhan pasar lewat produk yang diberikan atau ditawarkan oleh start-up. Selain mencapai produk market fit, kualitas tim juga mempengaruhi kesuksesan start-up karena tim yang terkoordinasi akan dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki dan menjadi parameter penting untuk memercayakan modalnya di perusahaan itu atau mungkin tidak dan bisa bersaing dengan start-up yang lainnya.