Mon. Mar 1st, 2021

Proses Pembuatan Sebuah PT

PT (Perseroan Terbatas) ialah salah satu bentuk perusahaan yang menjadi komponen dari kehidupan sehari – hari bagi masyarakat atau pembisnis. Demikian ini disebabkan oleh ketidakhadiran variasi perusahaan ini yang sangat marak dan hampir menjadi latar belakang brand apa saja dalam kehidupan masyarakat.

Pendirian tipe perusahaan PT ini pun menjadi hal yang sungguh-sungguh marak dilakukan sebab perkembangan teknologi yang betul-betul kencang benar – benar melahirkan kreatifitas si kecil bangsa. Perusahaan “Start up” semacam itu sebutannya menjadi karya buah hati bangsa berjiwa bisnis yang hendak mendirikan sebuah PT dalam menjadikan produk buatan tangannya sendiri.

Tapi, pendirian PT tak dilaksanakan dengan metode yang sepele. Sebab, pendirian atas jenis perusahaan ini memuat unsur originalitas atau aturan yang membuat seorang pendiri semestinya mampu melengkapi kebutuhan administrasi.

Anda tentunya tak perlu khawatir dalam mendirikan sebuah PT, sebab berikut ini yakni sistem – metode mendirikan PT (Perseroan Terbatas) yang bisa dilakukan:

A. Menyiapkan Syarat Secara Lengkap

Metode pertama yang perlu dijalankan dalam mendirikan sebuah PT (Perseroan Terbatas) yakni dengan menyiapkan persyaratannya secara lengkap. Persyaratan ini diaplikasikan untuk membikin sebuah PT (Perseroan Terbatas) bisa diakui secara tata tertib dan mempunyai kredibilitas tinggi di mata masyarakat. Adapun prasyarat – syarat yang dimaksud dalam pendirian PT adalah sebagai berikut:

1. Syarat Dasar Pendirian PT (Perseroan Terbatas)
Syarat lazim pendirian PT (Perseroan Terbatas) merupakan persyaratan yang lumrah dan menjadi prasyarat awal seseorang untuk mendirikan PT. Adapun yang dimaksud dengan syarat dasar pendirian PT (Perseroan Terbatas) ialah:
• Identitas pemilik dan pemegang saham (KTP, NPWP & KK)
• Surat – surat (PBB, Zonasi, Keterangan RT / RW setempat, Akta Kantor (Sewa atau Milik Sendiri, dan lain – lain)
• Cap Perusahaan

2. Syarat Khusus Pendirian PT (Perseroan Terbatas)
Syarat khusus pendirian PT (Perseroan Terbatas) yakni syarat yang dikuasai berdasarkan UU No. 40 tahun 2007. Antara lain yaitu sebagai berikut:
• Jumlah pendiri dan pengurus yang terdiri atas 2 orang bisa lebih.
• Nama PT tersebut
• Susunan pemegang saham
• Akta Pendirian yang seharusnya dilegalkan secara regulasi oleh Kementrian Undang-undang dan HAM
• Modal yang disetorkan
• Akta Notaris Berbahasa Indonesia

B. Mengunjungi Kantor Notaris Terdekat

Proses berikutnya yang dikerjakan dalam melakukan pendirian sebuah PT (Perseroan Terbatas) ialah mengunjungi Bagan Notaris Terdekat. Dari Notaris inilah yang berikutnya memilah data – data hal yang demikian dan menolong seorang pendiri PT dalam mendapatkan orisinilitasnya.

Terdapat beberapa jenjang yang dilaksanakan oleh notaris dalam membantu keabsahan pada PT (Perseroan Terbatas) tersebut. Tahapan tersebut antara lain:

• Pengecekan Nama dari Perusahaan
Yang pertama yang dilakukan yakni pengecekan nama dari perusahaan yang akan diresmikan hal yang demikian. Nama patut pantas dengan kaidah hukum atas pendirian PT yakni salah satunya tidak boleh sama dengan nama PT lain yang sudah disahkan.

• Pembuatan Draft Akta
Sekiranya nama dan persyaratan – syarat telah lengkap dan cocok, maka tahapan selanjutnya yaitu pembuatan draft Akta yang perlu diperiksa Kembali apakah ada kesalahan atau tidak.

• Pedoman Tangan Akta
Jika draft Sertifikat sudah cocok karenanya dilanjutkan dengan pedoman tangan Akta

• Pengesahan di Kementerian Hukum dan HAM
Bila segala telah selesai maka tahap terakhir yakni pengesahan di kementrian hukum dan HAM yang menciptakan sebuah perusahaan menjadi Institusi hukum atau berbentuk PT (Perseroan Terbatas)

Artikel di atas yaitu sistem yang dijalankan dalam pendirian sebuah PT. Oleh sebab itu, seandainya anda mau mendirikan sebuah PT lakukanlah tahapan tersebut dengan baik ya!

Demikian artikel tentang Proses Pembuatan Sebuah PT

Info lebih lanjut mengenai syarat pendirian pt bisa kunjungi sahabatlegal.com

By Sahabat