Tue. Dec 1st, 2020

Seri Galaxy Tab bisa dibilang merupakan seri tablet Android yang berjalan paling lama hingga saat ini. Sementara banyak merek lain telah berhenti merilis tablet, Samsung bahkan memberikan tabletnya rasa yang berbeda, yang terbaru adalah Galaxy Tab S7 +.

Galaxy Tab S7 + bisa dibilang tablet berbasis Android tercanggih yang ada saat ini. Dengan performa secepat kilat, performa tajam, layar besar, S Pen, dan mode DeX yang menyerupai layar laptop, tablet ini dapat melakukan berbagai macam tugas dengan baik.

Artikel pengujian ini sendiri melakukan hampir seluruh proses dengan Galaxy Tab S7 +. Sejauh ini tablet dapat melakukan pekerjaan standar saya yang biasanya saya lakukan di laptop, tetapi tidak setiap aspek pekerjaan itu mudah.

Galaxy Tab S7 + merupakan tablet besar yang bahkan mampu bersaing dengan 13-13 laptop, namun secara alami lebih tipis karena bentuk tabletnya. Ukuran tablet ini dikaitkan dengan bobot hingga 575 gram yang terbilang cukup berat membuat tablet ini tidak nyaman saat digenggam dalam waktu yang lama.

Tablet ini menggunakan material aluminium untuk bagian samping dan belakang. Permukaan sandblast digunakan di sisi yang memberikan tekstur yang menarik dan membuat baki tetap di tempatnya.

Terdapat pin pogo di bagian bawah tablet yang bisa digunakan untuk memasang aksesoris keyboard. Ada empat lubang speaker di kiri dan kanan. Di bagian atas terdapat tombol power, pengatur volume dan slot microSD yang berfungsi ganda sebagai slot kartu SIM.

Hanya ada satu slot USB-C untuk slot koneksi Galaxy Tab S7 +. Setting defaultnya adalah Tablet, namun hal itu membuat agak sulit untuk bersaing dengan laptop yang biasanya memiliki port yang banyak.

Tidak ada pemindai sidik jari fisik di Galaxy Tab S7 +. Pemindai sidik jari menggunakan pemindai di bawah layar dengan model optik dan dapat memindai sidik jari dengan cepat.

Bagian belakang Galaxy Tab S7 + memiliki finishing matte dengan warna abu-abu yang menurut saya lebih gelap dari hitam. Namun, saya suka sikapnya yang tenang dan profesional.

Bahan di bagian belakang tidak memungkinkan tablet meluncur dengan mudah saat saya memegangnya. Saya sering memegang tablet seperti menu bar saat menggunakan tablet dengan S Pen.

Galaxy Tab S7 + S-Pen memiliki ukuran yang serupa dengan pena standar dan karenanya terasa lebih alami. Terasa lebih nyaman dibandingkan S Pen di seri Galaxy Note yang lebih tipis.

Mirip dengan generasi sebelumnya, S Pen dari Galaxy Tab S7 + menggunakan teknologi Bluetooth dan dapat diisi daya secara nirkabel dengan sangat cepat saat terhubung ke medan magnet tablet.

Area magnet berada di bagian atas bagian belakang tablet. Magnet cukup kuat untuk menahan S-Pen dan memposisikan S-Pen dengan benar saat dipasang ke tablet.

Berkat teknologi Bluetooth yang digunakan, S Pen memiliki banyak fungsi dan tidak hanya digunakan untuk menulis dan menulis, tetapi juga untuk membuat gerakan untuk mengoperasikan tablet atau untuk mengontrol presentasi.

Galaxy Tab S7 + menggunakan layar Super AMOLED 12,4 inci dengan resolusi 2800 × 1752 piksel dan HDR10 +. Dengan teknologi ini, layar bisa menghasilkan konten yang tajam dan cerah.

Ukuran layar yang besar ini membuat Galaxy Tab S7 + semakin nyaman untuk aktivitas kerja seperti mengedit dokumen atau mengonsumsi konten hiburan.

Selain itu, layarnya mendukung refresh rate 120 Hz yang membuat animasi terlihat mulus. Kecepatan refresh yang dikombinasikan dengan S Pen generasi terbaru hampir sangat diperlukan saat S Pen disentuh di layar dan hasilnya ditampilkan.

Galaxy Tab S7 + memiliki aksesori untuk keyboard sampul buku, yang menurut saya sangat penting. Book Cover Keyboard memungkinkan Anda mengubah Galaxy Tab S7 + Anda menjadi laptop dengan keyboard dan trackpad lengkap.

Keyboard untuk cover buku dapat dengan mudah dipasang ke Galaxy Tab S7 + dengan mekanisme magnet di bagian bawah tablet. Magnetnya cukup kuat, namun saat saya membuka cover untuk berfoto dengan tablet tersebut, cover tersebut jatuh dan jatuh ke aspal.

Dengan keyboard cover buku, Galaxy Tab S7 + juga bisa diletakkan tegak. Sayangnya, ini membutuhkan alas yang kuat seperti meja. Misalnya, Anda tidak dapat menggunakan paha untuk menopang tablet karena tablet sedikit bergoyang.

Dapatkan informasi menarik lainnya terkait teknologi di contekan, alamat url resminya yakni contekan.net, silahkan bisa dibaca-baca.